Sat. Oct 19th, 2019

Berinfaklah Walau dengan Selempengan Batu

2 min read
“Siapa yang membangun satu masjid untuk Allah maka Allah akan membangunkan untuknya satu rumah di surga.” (Muttafaq ‘alaih)
Donasi infak anda silakan disalurkan ke: BNI syariah (kode 009) no.rekening 4971.8000.04 a.n Yayasan Syiar Tauhid Banda Aceh Konfirmasi transfer via sms/wa ke no 082360005322
Donasi infak anda silakan disalurkan ke: BNI syariah (kode 009) no.rekening 4971.8000.04 a.n Yayasan Syiar Tauhid Banda Aceh Konfirmasi transfer via sms/wa ke no 082360005322

Oleh: Ustadz Farhan Abu Furaihan


مَنْ بَنَى لِلَّهِ مَسْجِدًا بَنَى اللَّه لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّة

“Siapa yang membangun satu masjid untuk Allah maka Allah akan membangunkan untuknya satu rumah di surga.” (Muttafaq ‘alaih)

Bahkan di dalam beberapa hadits Nabi, lempengan batu yang diinfakkan ke masjid, itu akan Allah bangunkan dengannya sebuah rumah untuknya di dalam surga.

Kalau setiap terkadang setan memberikan bisikan, “Alah, kalau saya beri Rp.100.000 apa manfaatnya?” Ada 1000 orang semua berpikiran demikian, berapa juta hilang? Ada setiap orang berpikir, “Uang Rp.100.000 ingin saya infakkan ke masjid, bisa buat apa untuk masjid?” Ada 100 orang semuanya berpikiran demikian, berarti berapa juta tidak jadi berinfak ke masjid? Terkadang ini salah satu bisikan setan dalam bab sedekah kata para ulama. “Uang saya Rp.50.000, saya berikan ke masjid pembangunannya biayanya sekian yang dibutuhkan. Saya kasih 50 ribu bisa untuk apa?” Ada 200 orang berpikiran demikian? Sedangkan Rp.50.000 kalau ada 200 orang memberikan seperti itu, berapa manfaatnya? Nabi sebutkan selempangan batu yang kita infakkan untuk rumah Allah, itu dengannya akan Allah bangunkan bagi kita sebuah rumah di surga. Coba bayangkan, karena besarnya keutamaan membangun rumah Allah, ketika nabi datang ke Madinah, beliau meminta para sahabat menjual kebun-kebun mereka, ingin beliau beli. Para sahabat menyatakan :

لَا وَاللَّهِ لَا نَطْلُبُ ثَمَنَهُ إِلَّا إِلَى اللَّهِ

“Demi Allah , tidak! Kami tidak akan meminta harganya kecuali kepada Allah.” (HR. Bukhari)

Bukan seperti kita, mencari kesempatan. Harga tanah 1 juta semeter, karena untuk masjid kita minta menjadi dua juta karena pasti dibeli, uangnya banyak.

Para sahabat menjawab

لَا وَاللَّهِ لَا نَطْلُبُ ثَمَنَهُ إِلَّا إِلَى اللَّهِ

“Demi Allah , tidak! Kami tidak akan meminta harganya kecuali kepada Allah.” (HR. Bukhari)

Karena Allah-lah yang telah membangun dan memberikan segala-galanya. Tapi Rasulullah tidak mau, “Berikan harganya, saya beli untuk Allah ﷻ.” Nabi sendiri membelinya. Kemudian para sahabat yang lain membantu tenaga, menghilangkan kuburan-kuburan kaum musyrikin yang ada di situ, mereka bersihkan, mereka bergotong-royong memotong pohon pohon yang ada di situ, kaya miskin, tokoh dan bukan tokoh semuanya ikut. Ikut pegang cangkul, ikut pegang parang, dan seterusnya. Artinya semuanya ikut, Abu Bakar ikut, Abu Thalhah ikut, konglomeratnya Madinah ikut turun. Maka ketika kita melihat yang seperti ini, maka melihatlah bahwa rumah Allah sedang dibangun, “Apa yang bisa saya bantu.”

Nabi menyatakan :

وَلاَ تَحْقِرَنَّ شَيْئًا مِنَ الْمَعْرُوفِ

“Janganlah meremehkan kebaikan sedikit pun.” (HR. Abu Daud no. 4084 dan Tirmidzi no. 2722. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Ibnu Hajar menyatakan bahwa hadits ini shahih).

Sesungguhnya telah masuk ke dalam surga seorang wanita pelacur karena memberikan minum kepada seekor anjing, seekor hewan yang hina dan najis dalam Islam. Dia seorang wanita pelacur, masuk ke dalam surga karena memberikan sedekah berupa air kepada seekor anjing yang terancam mati karena kehausan.

Maka kata nabi :

فَغُفِرَ لَهَا

“Ia pun diampuni karena amalannya tersebut.” (HR. Muslim no. 2245).

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Farhan Abu Furaihan

Lihat faedah kajian lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *