Dimana Allah Sebelum Diciptakan Langit dan Bumi?

Yuk Share


Oleh : Ustadz Farhan Abu Furaihan

Sebagian orang bertanya, “Baik, kalau kita katakan Allah beristiwa di atas ‘Arsy, lalu dimana Allah sebelum menciptakan langit dan bumi karena Allah menerangkan dirinya beristiwa di atas ‘Arsy setelah Allah menciptakan langit dan bumi. Kalau demikian, dimana Allah sebelum menciptakan langit dan bumi?”

Na’udzubillah.. dari perkataan yang seperti ini, kata para ulama :

قِفْ حَيْثُ وَقَفَ

“Berhentilah saat mereka (para salaf) berhenti.” (disebutkan oleh Ibnu Qudamah dalam Lum’atul I’tiqad).

Nabi turun kepadanya 7 ayat dalam Al-Qur’an yang menerangkan istiwa Allah, nabi tidak pernah bertanya dimana Allah sebelum menciptakan langit dan bumi. nabi membacakan ayat-ayat istiwa-nya Allah kepada para sahabatnya, tidak ada satupun sahabat yang bertanya dimana Allah kalau demikian sebelum menciptakan langit dan bumi. para tabi’in, orang-orang yang cerdas dan memiliki semangat tinggi dalam beragama tidak ada satupun yang bertanya kepada para sahabat, kalau demikian dimana Allah sebelum menciptakan langit dan bumi. Kata Imam Malik menanyakannya adalah bid’ah.

Ini bab asma’ wa shifat, berulang kali saya tekankan ini karena penyimpangan dalam bab asma’ wa shifat sangatlah banyak.

penyimpangan dalam tauhid uluhiyah banyak, tetapi lebih banyak lagi kata para ulama dalam bab asma wa shifat. banyak orang bagus tauhid uluhiyah-nya, dalam bab asma’ wa shifat-Nya dia Mu’tazilah, dia Mu’aththilah, dia Mulhidah.

dan telah ada kitab-kitab akidah seperti kitab ath-Thahawi disyarah oleh al-Imam Ibnu Abil Izz, beliau terangkan sejarah terjadi penyimpangan dalam bab asma’ wa shifat yang pada dasarnya adalah menggunakan akal, yang kedua adalah karena banyaknya kitab-kitab filsafat Yunani yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab di zaman khalifah yang jahat Ma’mun yang memenjarakan Imam Ahmad dan mencambuk Imam Ahmad sampai tulang punggung beliau patah dan membunuh sekian ulama dan memerintahkan tokoh ahlul bid’ah di masa itu yang bernama Ibnu Abi Du’ad menerjemahkan kitab-kitab Yunani yang membahas masalah filsafat ke dalam bahasa Arab, ini sumbernya.

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Farhan Abu Furaihan

Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Yuk Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yuk Share
Yuk Share