Sun. Jul 5th, 2020

Fitnah Sakaratul Maut

2 min read

Ketika manusia akan meninggal di sinilah manusia akan diuji dengan ujian yang terakhir. Itulah detik-detik yang paling menentukan nasib manusia di akhirat. Karena semua amal dinilai berdasarkan ujungnya. Di saat itulah, setan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan. Bisa jadi, dia akan mendatangi manusia ketika kematian. Karena itu, salah satu doa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau memohon perlindungan kepada Allah, agar tidak disesatkan setan ketika kematian.

Dalam salah satu doanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengucapkan,

وَأَعُوذُ بِكَ أَن يَتَخَبَّطَنِي الشَّيطَانُ عِندَ المَوتِ

Aku berlindung kepada-Mu agar tidak disesatkan setan ketika kematian.[HR. Ahmad 8667, Abu Daud 1554 dan dishahihkan al-Albani]

Al-Khathabi menjelaskan hadis di atas, dengan menyebutkan beberapa bentuk gangguan setan ketika mendekati kematian,

استعاذته عليه الصلاة والسلام من تخبط الشيطان عند الموت ، هو أن يستولي عليه الشيطان عند مفارقته الدنيا ، فيضله ويحول بينه وبين التوبة ، أو يعوقه عن إصلاح شأنه والخروج من مظلمة تكون قِبَله ، أو يؤيسه من رحمة الله تعالى ، أو يكره الموت ويتأسف على حياة الدنيا ، فلا يرضى بما قضاه الله من الفناء ، والنقلة إلى دار الآخرة ، فيختم له بسوء ، ويلقى الله وهو ساخط عليه .

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berlindung dari disesatkan setan ketika kematian, bentuknya adalah setan mengganggunya ketika dia hendak meninggal dunia. Lalu setan menyesatkannya, sehingga menghalangi dia untuk bertaubat, atau menutupi dirinya sehingga tidak mau memperbaiki urusannya atau memohon maaf dari kedzaliman yang pernah dia lakukan. Atau membuat dia merasa putus asa dari rahmat Allah. atau membuat dia benci dengan kematian dan merasa sedih meninggalkan hartanya, sehingga dia tidak ridha dengan keputusan Allah berupa kematian, dan menuju akhirat. Sehingga dia akhiri hidupnya dengan keburukan, lalu dia bertemu Allah dalam kondisi Dia murka kepada-Nya

Kemudian, al-Khithabi menegaskan,

وقد روي أن الشيطان لا يكون في حال أشد على ابن ادم منه في حال الموت ، يقول لأعوانه : دونكم هذا ، فإنه إن فاتكم اليوم لم تلحقوه بعد اليوم .

Diriwayatkan bahwa tidak ada kesempatan yang lebih diperhatikan setan untuk menyesatkan manusia, selain ketika kematiannya. Dia akan mengundang rekan-rekannya, “Kumpul di sini, jika kalian tidak bisa menyesatkannya pada hari ini, kalian tidak lagi bisa menggodanya selamanya.” [Aunul Ma’bud, 4/287].

Di sana ada beberapa kejadian yang dialami para ulama, ketika proses kematiannya, setan berusaha untuk menggodanya. Apabila ia mengikuti langkah-langkah setan, mengikuti apa yang dibisikkan maka naudzubillah iya akan menutupi kematiannya dengan hal-hal yang jelek. Terlebih apabila iya menyambut seruan syaitan untuk terjatuh kepada syirkun akbar, maka yang akan kita takuti ia akan masuk dalam neraka untuk selama-lamanya. Ini merupakan waktu-waktu yang sangat berbahaya.

Termasuk juga, kejadian yang pernah dialami salah satu ulama Kordoba. Seperti yang diceritakan Imam al-Qurthubi,

“Saya mendengar guru kami, Abu Abbas Ahmad bin Umar di daerah perbatasan Iskandariyah bercerita: ‘Saya menjenguk saudara guruku, Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad di daerah Kordoba. Ketika itu beliau sedang sekarat. Ada yang mentalqin beliau: ucapkan: Laa ilaaha illallaah…

Tapi orang ini malah menjawab: Tidak… Tidak… Setelah beliau sadar, beliau bercerita: “Ada dua setan mendatangiku, satu di sebelah kanan dan satunya di sebelah kiri. Yang satu menyarankan: Matilah dengan memeluk Yahudi, karena itu adalah agama terbaik. Satunya berkata: Matilah memeluk Nasrani, karena itu adalah agama terbaik’. Lalu aku jawab: Tidak… Tidak…” [Tadzkirah al-Qurthubi, Hal. 187]

Apa yang telah kita kumpulkan dari shalat, puasa, dan juga amal-amal yang baik lainnya maka akan sia-sia karena dalam detik-detik akhir kita mati dalam keadaan syirik dan kufur. La haula wala quwwata illa billah. Inilah yang kita takutkan.

Semoga Allah menyelamatkan kita dari semua tipu daya setan

Ditranskrip dari Kajian
Ustadz Harist Abu Naufal

Oleh Tim Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *