Fri. Feb 23rd, 2024

Hakikat Syukur yang Sebenarnya

2 min read

Pertanyaan:

Bagaimana cara bersyukur yang benar ketika mendapatkan nikmat agar meraih keridaan Allah?

Jawaban:

Masyaallah, pertanyaan yang cukup bagus sekaligus teguran untuk yang bertanya, yang ditanya serta yang mendengarkannya.

Cara yang pertama adalah dengan mengetahui rukun syukur. Mengetahui rukun syukur akan membantu seseorang mengetahui apakah dirinya telah merealisasikan syukur secara benar ataukah belum. Rukun syukur itu sendiri ada 3, yaitu:

1. Mengakui dengan hati bahwa segala nikmat hanya datang dari Allah

Segala nikmat yang didapat harus diyakini datang hanya dari Allah. Sehingga ketika seseorang mendapatkan nikmat, langsung terbesit di hatinya bahwa itu adalah nikmat dari Allah dan tidak dinisbatkannya kepada selain Allah.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللّٰهِ

“Segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah.” (QS. An-Naḥl [16] : 53)

Di dalam ayat yang lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَاذْكُرُوْٓا اٰلاءَ اللّٰهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ

“Maka, ingatlah nikmat-nikmat Allah supaya kamu mendapat keberuntungan.” (QS. Al-A‘rāf [7] : 69)

2. Memuji Allah dengan lisan atas nikmat yang didapat

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَاَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

“Terhadap nikmat Tuhanmu, nyatakanlah (dengan bersyukur).” (QS. Aḍ-Ḍuḥā [93] : 11)

3. Menggunakan nikmat di jalan yang Allah ridai

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اِعْمَلُوْٓا اٰلَ دَاوٗدَ شُكْرًا وَقَلِيْلٌ مِّنْ عِبَادِيَ الشَّكُوْرُ

“Beramallah wahai keluarga Daud untuk bersyukur. Sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang banyak bersyukur.” (QS. Saba’  [34] : 13)

Apabila 3 hal ini telah direalisasikan oleh seseorang maka dia telah bersyukur kepada Allah Jalla wa ‘Ala. Lalu bagaimana cara agar kita bisa bersyukur dengan merealisasikan ketiga rukun tersebut? Jawabannya sebagai berikut:

1. Memohon kepada Allah agar diberikan hati yang senantiasa bersyukur

Kita tidak akan mampu menjadi hamba yang bersyukur tanpa pertolongan dan taufik dari Allah Jalla wa ‘Ala. Maka doa adalah tips pertama agar kita bisa menjadi hamba yang bersyukur.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada Mu’adz:

“Demi Allah, aku sungguh mencintaimu. Aku wasiatkan padamu, janganlah engkau lupa untuk mengucapkan pada akhir shalat (sebelum salam):

اللَّهُمَّ أَعِنِّى عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

‘Ya Allah, tolonglah aku agar selalu berdzikir/mengingat-Mu, bersyukur pada-Mu, dan memperbagus ibadah pada-Mu.’” (HR. Abu Daud dan Ahmad, shahih)

2. Melihat orang yang berada di bawah dalam perkara nikmat

Membiasakan hal ini akan menumbuhkan sikap syukur di hati kita. Beda halnya ketika kita sering melihat orang yang lebih sempurna nikmatnya daripada kita, hal itu dapat mengurangi syukur dan menjadikan kita meremehkan nikmat yang diberikan Allah pada kita. Di dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

انْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ أَسْفَلَ مِنْكُمْ, وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ, فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اَللَّهِ عَلَيْكُمِْ

“Lihatlah kepada orang yang di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang di atas kalian. Selayaknya hal itu akan membuat kalian tidak meremehkan nikmat Allah kepada kalian.” (Muttafaqun alaih)

3. Sering duduk dengan orang-orang salih

Duduk dengan orang salih disebutkan para ulama akan memindahkan kita dari hati yang tidak bersyukur kepada hati yang pandai bersyukur.

Wallahu Ta’ala a’lam bishawwab, wal’ilmu ‘indallah.

Pemateri : Ustadz Farhan Abu Furaihan حَفِظَهُ اللهُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *