Mon. May 25th, 2020

Hukum sahur disaat adzan subuh berkumandang

1 min read

Ada sebuah hadist yang terkadang memberikan pemahaman yang keliru, sehingga sebagian orang masih makan walaupun sudah berkumandang adzan.

Rasulullah ﷺ bersabda :

إِذَا سَمِعَ أَحَدُكُمْ النِّدَاءَ وَالإِنَاءُ عَلَى يَدِهِ فَلا يَضَعْهُ حَتَّى يَقْضِيَ حَاجَتَهُ مِنْهُ

Jika kalian mendengar dalam keadaan bejana ada ditangan kalian, maka jangan engkau letakkan sampai menyelesaikan kebutuhannya darinya. [HR Ahmad dengan sanad yang disahihkan oleh Al Albany didalam sahih Abu Daud]

Namun makna yang benar dari hadist diatas adalah jika sang muadzin adzan ketika belum masuk waktunya

Sebagaimana disebutkan oleh AL Imam AN Nawawi menukil dari ucapan Al Imam Al Bayhaqi, beliau berkata :

وهذا إن صح محمول عند عوام أهل العلم على أنه صلى الله عليه وسلم علم أنه ينادي قبل طلوع الفجر

Dan ini jika sahih maka maksudnya menurut para ulama islam adalah bahwa Rasulullah ﷺ mengetahui jika muadzin mengumandangkan adzan sebelum masuk waktunya

Kemudian Al Imam An Nawawi menegaskan dengan ucapannya :

ذكرنا أن من طلع الفجر وفي فيه (فمه) طعام فليلفظه ويتم صومه , فإن ابتلعه بعد علمه بالفجر بطل صومه , وهذا لا خلاف فيه

Dan telah kita sebutkan bahwa barang siapa yang didalam mulutnya ada makanan ketika muncul fajar ( waktu subuh ) maka wajib untuk dikeluarkan dan puasanya itu sahih. Namun jika dia menelannya padahal dia mengetahui telah masuk waktu shubuh maka puasanya batal, dan ini tidak ada perselisihan dikalangan ulama.[Lihat Al Majmu : 6 / 333]

Dan ini yang difatwakan oleh Syaikh bin Baz Rahimahullah didalam Fatawa Ramadhan : 201 .

Barakallahu Fikum

Sumber : Almisk.or.id
✒Penulis : Abu Abdillah Imamحَفِظَهُ اللهُ

Dipublikasi ulang oleh:
Team Radio Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *