Hukum Ucapan Selamat Pada Hari Raya

Yuk Share

Oleh : Ustadz Harits Abu Naufal

Dari Jubair ibnu Nufair radhiallahu ta’ala ‘anhu, beliau mengatakan :

كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا اِلْتَقَوْا يَوْمَ الْعِيدِ يَقُولُ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ : تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَمِنْك . قال الحافظ : إسناده حسن .

Dari Jubair bin Nufair, ia berkata bahwa jika para sahabat Rasulullah ﷺ berjumpa dengan hari ‘ied (Idul Fithri atau Idul Adha, pen), satu sama lain saling mengucapkan, “Taqobbalallahu minna wa minka (Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian).” (Al Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Fathul Bari, Ibnu Hajar Al Asqolani, Darul Ma’rifah, 1379, 2/446. Syaikh Al Albani dalam Tamamul Minnah (354) mengatakan bahwa sanad riwayat ini shahih).

Tahniah yang kita sebutkan tadi, sesuatu yang ma’ruf di kalangan sahabat, dan juga di sana dibolehkan oleh para ulama di antaranya Al-Imam Ahmad rahimahullahu ta’ala dan selain daripada beliau. sehingga tidak masalah seseorang untuk mengucapkan dengan kalimat-kalimat selamat, apakah itu taqobalallahu minna wa minkum, atau dia mengatakan iedun mubarak, dan yang semisalnya.

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Harits Abu Naufal

Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Yuk Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yuk Share
Yuk Share