Mon. Apr 15th, 2024

Islam Itu Mudah, Kenapa Dipersulit?

2 min read

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

لا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفۡسًا اِلا وُسۡعَهَا

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (QS. Al-Baqarah [2] : 286)

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pun telah mengatakan:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ

“Sesungguhnya agama itu mudah.” (HR. Bukhari)

Sehingga dengan hadis ini para ulama mengambil sebuah kaidah:

إِنَّ الدِّين يُسْرٌ

Kaidah tersebut bermakna bahwa agama ini mudah, dan segala sesuatu yang datang dari agama ini mudah. Justru ketika kita mengamalkan sunnah Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, di situlah kemudahan. Ketika kita berjalan di luar jalurnya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam,  maka di situlah sebenarnya kesulitan berada. Hal tersebut dapat kita lihat pada kelanjutan hadis:

إِنَّ الدِّينَ يُسْرٌ ، وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلا غَلَبَهُ فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا ، وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَىْءٍ مِنَ الدُّلْجَةِ

“Sesungguhnya agama itu mudah, dan sekali-kali tidaklah seseorang memperberat agama melainkan akan dikalahkan, dan (dalam beramal) hendaklah pertengahan (yaitu tidak melebihi dan tidak mengurangi), bergembiralah kalian, serta mohonlah pertolongan (didalam ketaatan kepada Allah) dengan amal-amal kalian pada waktu kalian bersemangat dan giat“. (HR. Bukhari)

Baca Juga :

Betapa banyak yang mempersulit dirinya dengan melakukan sesuatu yang tidak ada sunnahnya dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam ketika beribadah. Maka tugas kita adalah menyampaikan dengan cara yang baik, bersabar dan berdoa agar Allah memberikan hidayah kepadanya. Karena sejauh itu saja kemampuan yang kita miliki. Adapun hidayah dan hati manusia itu milik Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّكَ لا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

“Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki, dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”. (QS. Al Qashash [28] : 56)

Pemateri : Ustadz Harits Abu Naufal حَفِظَهُ اللهُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *