Wed. Apr 1st, 2020

Orang Baik Bukan Berarti Bebas Cobaan

2 min read

Jika Anda telah berusaha mendekat kepada Allah dan sesuai Sunnah Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam BUKAN BERARTI UJIAN, COBAAN, DAN MUSIBAH TIDAK AKAN MENIMPA.

Jika sudah demikian, lalu ujian musibah menimpa, maka tetaplah teguh, dan BERBAIK SANGKALAH kepada Allah subhanallahu wa ta’ala. Ingat selalu firman-Nya [Al-Ankabut: 2-3]:

اَحَسِبَ النَّاسُ اَنْ يُّتْرَكُوْٓا اَنْ يَّقُوْلُوْٓا اٰمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُوْنَ

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji?

وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ فَلَيَعْلَمَنَّ اللّٰهُ الَّذِيْنَ صَدَقُوْا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكٰذِبِيْنَ

Dan sungguh, Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka Allah pasti mengetahui orang-orang yang benar dan pasti mengetahui orang-orang yang dusta.

Ingat pula Sabda Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam :

“Manusia yang paling berat cobaannya adalah para nabi, kemudian orang yang paling baik (setelahnya),lalu orang yang paling baik (setelahnya).Maka siapa yang agamanya berbobot, cobaannya juga berat. Siapa yang agamanya lemah, cobaannya juga ringan. Dan sungguh seseorang akan terus ditimpa cobaan, hingga dia berjalan di tengah-tengah manusia tanpa dosa sedikitpun” [Shohihul Jami: 993].

Jangan lupa juga perkataan Syeikh Abdul Qodir Jaelani rahimahulloh:

“Wahai anak kecilku, sungguh musibah itu datang BUKAN untuk membinasakanmu, namun dia datang untuk menguji kesabaran dan imanmu. Wahai anak kecilku, cobaan itu (ibarat) hewan buas, dan hewan buas itu tidak mau memangsa bangkai” [Zadul Ma’ad, Ibnul Qoyyim, 4/178].

Oleh karena itu, semakin tinggi agama kita, semakin kita butuh berdoa untuk keteguhan iman kita, sebagaimana dicontohkan Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam .

Ummu Salamah isteri beliau shallalllahu ‘alaihi wa sallam mengatakan: Dahulu doa Nabi shallalllahu ‘alaihi wa sallam yang paling banyak adalah:

يا مقلب القلوب, ثبت قلبي على دينك

“Wahai Yang membolak-balikkan hati, TEGUHKANLAH hatiku di atas agamaMu” [HR. Tirmidzi: 3522, disahihkan oleh Syeikh Albani].

Ditulis oleh : Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى
Sumber : https://bbg-alilmu.com/archives/25224

Dipublikasi ulang oleh: Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *