Sat. Oct 19th, 2019

Pelajaran Berharga Dari Perang Hunain

2 min read
Kata sahabat Abu Waqid al-Laitsi di perang Hunain, perang Hunain adalah sebuah perang yang Allah abadikan dalam surat At-Taubah dimana pasukan kaum muslimin jauh lebih banyak berkali-kali lipat daripada jumlah
Pelajaran Berharga Dari Perang Hunain
Sumber gambar: Pixabay

Pemateri : Ustadz Farhan Abu Furaihan

Kata sahabat Abu Waqid al-Laitsi di perang Hunain, perang Hunain adalah sebuah perang yang Allah abadikan dalam surat At-Taubah dimana pasukan kaum muslimin jauh lebih banyak berkali-kali lipat daripada jumlah pasukan musuh tetapi Allah turunkan kekalahan kepada kaum muslimin. Apa sebabnya? Karena pelanggaran yang dilakukan oleh sebagian kecil oknum kaum muslimin. Kesalahannya tidak besar, kalau bagi kita, kita menganggapnya itu adalah hal yang kecil, hanya karena ujub, lupa bahwa pertolongan itu semata-mata hanya dari Allah, mereka menganggap kita pasti menang karena kita jauh lebih banyak daripada mereka dan kekuatan kita jauh lebih kuat. Maka Allah abadikan di dalam surat At-Taubah :

وَيَوْمَ حُنَيْنٍ ۙ إِذْ أَعْجَبَتْكُمْ كَثْرَتُكُمْ فَلَمْ تُغْنِ عَنْكُمْ شَيْئًا وَضَاقَتْ عَلَيْكُمُ الْأَرْضُ بِمَا رَحُبَتْ ثُمَّ وَلَّيْتُمْ مُّدْبِرِينَ

“Dan (ingatlah) Perang Hunain, ketika jumlahmu yang besar itu membanggakan kamu, tetapi (jumlah yang banyak itu) sama sekali tidak berguna bagimu, dan Bumi yang luas itu terasa sempit bagimu, kemudian kamu berbalik ke belakang dan lari tunggang-langgang.” (QS. At-Taubah [9] : 25)

Ujub ini hanya muncul dari sebagian kaum muslimin yang baru masuk Islam, bukan dari sahabat-sahabat senior. Allah tegur mereka bahwa yang namanya kekuatan, kemenangan itu semata-mata datang dari Allah ﷻ. Maka jangan pernah kita ujub, dan setiap kali kita ujub pasti akan ada teguran dari Allah. Ujub punya badan yang sehat, lupa mengingat Allah, tiba-tiba patah kakinya, tiba-tiba ia menderita tumor, kanker, tiba-tiba rumahnya terbakar, tiba-tiba anaknya meninggal, tertabrak, tiba-tiba pekerjaannya hilang, hartanya hilang. Maka tidak perlu kita ujub. Makanya Allah ﷻ mengingatkan kita di dalam Al-Qur’an :

وَمَا بِكُمْ مِّنْ نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللَّهِ

“Dan segala nikmat yang ada padamu (datangnya) dari Allah.” (QS. An-Nahl [16] : 53)

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Farhan Abu Furaihan

Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Dapatkan informasi dari Syiar Tauhid Aceh, melalui :

Facebook Page TV: STA TV
Facebook Page Radio: Radio
Youtube: Syiar Tauhid Aceh
Instagram: Syiar Tauhid Aceh
Telegram: Syiar Tauhid Aceh
Website: Syiar Tauhid Aceh
Grup Whatsapp: Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *