Sat. Oct 19th, 2019

Punya Harta Seperti Qarun?

3 min read
"Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu." (QS. Ya-Sin [36] : 82)
Sumber gambar: Pixabay

Oleh: Ustadz Farhan Abu Furaihan

Ketahuilah bahwa sesungguhnya Qorun, dia termasuk dari kaum Nabi Musa yang harus mengikuti ajaran Nabi Musa tetapi dia sombong. Kenapa dia tidak mau mengikuti Nabi Musa? Karena dia orang yang paling kaya di masa itu dan dia melihat kebanyakan yang berada di majelis Nabi Musa adalah orang-orang miskin, sedangkan dia adalah orang yang high class, dia sombong, tidak mau mengikuti Nabi Musa. Sombong Qorun, Allah Ingatkan. Sampai-sampai Allah sebutkan sebab kesombongannya karena kekayaan dia, kunci kekayaan dia terbuat dari emas yang hanya mampu diangkat oleh al-‘Usbah. al-‘Usbah ada yang ada yang menafsirkan 9 orang terkuat di dunia, ada yang menafsirkan 40 orang terkuat di dunia. Coba bayangkan bagaimana kekayaannya, kuncinya saja hanya mampu diangkat oleh 9 orang terkuat di dunia. Allah ingatkan dia melalui kaumnya,

لَا تَفْرَحْ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْفَرِحِينَ . وَابْتَغِ فِيمَآ ءَاتٰىكَ اللَّهُ الدَّارَ الْأَاخِرَةَ ۖ وَلَا تَنْسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا ۖ وَأَحْسِنْ كَمَآ أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ ۖ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِى الْأَرْضِ ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ

“Janganlah engkau terlalu bangga. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang membanggakan diri. Dan carilah (pahala) negeri akhirat dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu di dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-Qashash [28] : 76-77)

Apa jawabannya Qorun?

إِنَّمَآ أُوتِيتُهُۥ عَلٰى عِلْمٍ عِنْدِىٓ

“Sesungguhnya aku diberi (harta itu), semata-mata karena ilmu yang ada padaku.” (QS. Al-Qashash [28] : 78)

فَخَرَجَ عَلٰى قَوْمِهِۦ فِى زِينَتِهِۦ

“Maka keluarlah dia (Qarun) kepada kaumnya dengan kemegahannya.” (QS. Al-Qashash [28] : 79)

Dia keluar dari istananya memamerkan dengan memakai seluruh perhiasannya. Coba Antum bayangkan perhiasan Qorun kira-kira bagaimana? Tidak terbayangkan. Kunci perhiasannya saja hanya mampu diangkat oleh 9 orang terkuat, sekarang dia keluar memamerkan seluruh perhiasannya.

Orang yang sedang memamerkan perhiasan kira-kira dia memakai yang paling bagus atau yang paling jelek? Paling bagus. Semuanya kalau bisa dipakai ya dipakai. Seperti sebagian orang yang sombong, seakan-akan dia saja yang punya emas, dia pakai emas kalau datang ke pesta walimah dari mulai telapak tangan hampir sampai ke siku.

Qorun memperlihatkan segala perhiasannya dan dia pamerkan kepada kaumnya. Apa yang terjadi? Maka manusia terpecah menjadi dua.

قَالَ الَّذِينَ يُرِيدُونَ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا يٰلَيْتَ لَنَا مِثْلَ مَآ أُوتِىَ قٰرُونُ إِنَّهُۥ لَذُو حَظٍّ عَظِيمٍ

“Orang-orang yang menginginkan kehidupan dunia berkata, Mudah-mudahan kita mempunyai harta kekayaan seperti apa yang telah diberikan kepada Qarun, sesungguhnya dia benar-benar mempunyai keberuntungan yang besar.” (QS. Al-Qashash [28] : 79)

Sebagian manusia yang cinta kepada dunia langsung berandai-andai, “Aduhai kalau kita kaya dan hebat seperti Qorun.” Berandai-andai, dan itu sifatnya orang yang cinta kepada dunia, selalu berandai-andai.

أَلْهٰىكُمُ التَّكَاثُرُ

“Bermegah-megahan telah melalaikan kamu,” (QS. At-Takasur [102] : 1)

Kapan berandai-andai nya itu putus?

حَتّٰى زُرْتُمُ الْمَقَابِرَ

“sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (QS. At-Takasur [102] : 2)

Ketika mayatnya atau malaikat maut telah mencabut ruhnya baru dia sadar.

Maka sebagian manusia di masa itu berandai-andai menyatakan, “Aduhai kalau seandainya kita kaya dan hebat seperti Qorun, dia orang yang hebat luar biasa.” Sebagian orang yang lain yang cinta akhirat menyatakan yang Allah hikayatkan di dalam surat Al-Qashash :

وَقَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَيْلَكُمْ ثَوَابُ اللَّهِ خَيْرٌ لِّمَنْ ءَامَنَ وَعَمِلَ صٰلِحًا وَلَا يُلَقّٰىهَآ إِلَّا الصّٰبِرُونَ

“Tetapi orang-orang yang dianugerahi ilmu berkata, Celakalah kamu! Ketahuilah, pahala Allah lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, dan (pahala yang besar) itu hanya diperoleh oleh orang-orang yang sabar.” (QS. Al-Qashash [28] : 80)

Apa yang terjadi setelah itu?

فَخَسَفْنَا بِهِۦ وَبِدَارِهِ الْأَرْضَ فَمَا كَانَ لَهُۥ مِنْ فِئَةٍ يَنْصُرُونَهُۥ مِنْ دُونِ اللَّهِ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُنْتَصِرِينَ

“Maka Kami benamkan dia (Qarun) bersama rumahnya ke dalam Bumi. Maka tidak ada baginya satu golongan pun yang akan menolongnya selain Allah, dan dia tidak termasuk orang-orang yang dapat membela diri.” (QS. Al-Qashash [28] : 81)

Terjadi gempa lokal, yang ditelan oleh bumi hanya Qorun dan istananya, yang lain semuanya selamat, padahal Qorun berada di tengah-tengah khalayak ramai, maka hancurlah ia di hadapan masyarakatnya yang sedang menonton dia yang sedang memamerkan perhiasan.

Terjadi gempa lokal, yang ditelan oleh bumi hanya Qorun dan istananya saja. Secara logika tidak logis, tapi tidak ada yang logis dan mustahil bagi Allah.

إِنَّمَآ أَمْرُهُۥٓ إِذَآ أَرَادَ شَيْئًا أَنْ يَقُولَ لَهُۥ كُنْ فَيَكُونُ

“Sesungguhnya urusan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu Dia hanya berkata kepadanya, Jadilah! Maka jadilah sesuatu itu.” (QS. Ya-Sin [36] : 82)

Sombong dengan kekayaan, sombong dengan jabatan, sombong dengan apa yang dia miliki dari predikat duniawi, dalam sekejap mata itu bisa diambil oleh Allah, Allah hanya menyatakan “Kun!” maka jadilah sesuatu itu.

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Farhan Abu Furaihan

Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Dapatkan informasi dari Syiar Tauhid Aceh, melalui :

Facebook Page TV: STA TV
Facebook Page Radio: Radio
Youtube: Syiar Tauhid Aceh
Instagram: Syiar Tauhid Aceh
Telegram: Syiar Tauhid Aceh
Website: Syiar Tauhid Aceh
Grup Whatsapp: Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *