Terjadi Pertikaian Disaat Para Nabi dan Rasul Menyerukan Tauhid

Yuk Share


Pemateri : Ustadz Farhan Abu Furaihan

Seluruh para nabi dan para rasul yang diutus oleh Allah ﷻ, seluruhnya mereka mengemban risalah tauhid. Tidak ada satu nabi pun kecuali mereka mengajak umatnya untuk mentauhidkan Allah ﷻ. Sebagaimana Allah menyebutkan di dalam Al-Qur’anul Karim :

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَسُولًا أَنِ اعْبُدُوا اللَّهَ وَاجْتَنِبُوا الطَّاغُوتَ

“Dan sungguhnya kami telah mengutus Rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan), ‘Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thaghut itu.’” (QS. An-Nahl [16] : 36)

Dan juga Allah ﷻ menyebutkan di dalam ayat yang lainnya :

وَمَآ أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَّسُولٍ إِلَّا نُوحِىٓ إِلَيْهِ أَنَّهُۥ لَآ إِلٰهَ إِلَّآ أَنَا۠ فَاعْبُدُونِ

“Dan Kami tidak mengutus seorang rasul pun sebelum engkau (Muhammad), melainkan Kami wahyukan kepadanya, bahwa tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Aku maka sembahlah Aku.” (QS. Al-Anbiya [21] : 25)

Inilah sebab terjadinya permusuhan dan pertikaian di antara para nabi dan rasul dengan kaumnya ketika Nabi tersebut mulai mengajak kepada tauhid.

Mari kita lihat sejarah bagaimana Nabi Ibrahim Alaihissalam, seorang nabi yang sangat mulia, seorang nabi yang sangat agung, bahkan dikatakan sebagai Abul Anbiya, bapaknya para nabi dan bapaknya para rasul, kenapa beliau diintimidasi oleh kaumnya? Kenapa beliau dibakar oleh kaumnya? Tidaklah Nabi Ibrahim Alaihissalam dibakar oleh kaumnya dikarenakan akhlak beliau, bukan juga karena beliau ingin mencaplok dunia orang, tetapi beliau dibakar oleh kaumnya karena beliau mendakwahkan tauhid, beribadah hanya kepada Allah ﷻ.

Allah ﷻ menyebutkan di dalam Al-Qur’anul Karim :

وَإِذْ قَالَ إِبْرٰهِيمُ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِۦٓ إِنَّنِى بَرَآءٌ مِّمَّا تَعْبُدُونَ . إِلَّا الَّذِى فَطَرَنِى فَإِنَّهُۥ سَيَهْدِينِ

“Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berkata kepada ayahnya dan kaumnya, Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang kamu sembah, kecuali (kamu menyembah) Allah yang menciptakanku; karena sungguh, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Az-Zukhruf [43] : 26-27)

Sikap tegas Nabi Ibrahim Alaihissalam menggumumkan kepada bapaknya dan kepada kaumnya bahwasannya apa yang mereka sembah adalah sesembahan yang batil dan beliau mengajak untuk menyembah hanya kepada Allah ﷻ. Apa balasan kaumnya ketika Nabi Ibrahim menyerukan tauhid? Allah sebutkan dalam ayat yang lainnya ucapan kaumnya :

قَالُوا حَرِّقُوهُ وَانْصُرُوٓا ءَالِهَتَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ فٰعِلِينَ

“Mereka berkata, Bakarlah dia dan bantulah Tuhan-Tuhan kamu, jika kamu benar-benar hendak berbuat.” (QS. Al-Anbiya [21] : 68)

Tapi Subhanallah bagaimanapun ujian dan cobaan yang akan didapatkan oleh para nabi dan para rasul dan orang-orang yang mereka menyuruh kepada tauhid, pasti Allah ﷻ akan menolong mereka.

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Farhan Abu Furaihan


Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Yuk Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yuk Share
Yuk Share