Persiapan Ramadhan Membuat Target Ibadah
1 min read
Di antara persiapan kita dalam menyambut bulan Ramadhan adalah dengan membuat target ibadah. Bahkan jika perlu kita dapat menulis target-target tersebut. Misalnya kita menulis hendak berpuasa sebulan penuh, shalat malam tidak ketinggalan, senantiasa membaca Al-Qur’an sekian juz per hari, berapa jumlah sedekah harian, berapa banyak orang yang akan diberikan makanan untuk berbuka puasa, dan lain sebagainya.
Kenapa membuat target ibadah seperti di atas itu penting? Karena apabila kita ditakdirkan tidak dapat menyelesaikan ibadah di bulan Ramadhan, entah karena sakit atau pun kematian yang lebih dahulu mendatangi, maka seluruh target yang telah kita niatkan tersebut akan tercatat sebagai kebaikan. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Abbas radhiallahu ‘anhu:
إِنَّ الله كَتَبَ الحَسَنَاتِ وَالسَّيئَاتِ، ثُمَّ بَيَّنَ ذَلِكَ: فَمَنْ هَمَّ بِحَسَنَةٍ فَلَمْ يَعْمَلْهَا كَتَبَهَا الله عِنْدَهُ حَسَنَةً كَامِلَةً، وَإِنْ هَمَّ بِهَا فَعَمِلَهَا كَتَبَهَا الله عِنْدَهُ عَشْرَ حَسَنَاتٍ إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَى أَضْعَافٍ كَثِيْرَةٍِ
“Sesungguhnya Allah menulis kebaikan-kebaikan dan keburukan-keburukan kemudian menjelaskannya. Barangsiapa yang berniat melakukan kebaikan lalu tidak mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai satu kebaikan yang sempurna, dan jika dia berniat mengerjakan kebaikan lalu mengerjakannya, maka Allah menulis itu di sisi-Nya sebagai sepuluh kebaikan hingga tujuh ratus lipat hingga perlipatan yang banyak.” (HR. Bukhari, no. 6491 dan Muslim, no. 131 di kitab sahih keduanya dengan lafaz ini).
Pemateri : Ustadz Ahmad Abu Abdillah حَفِظَهُ اللهُ
