Sat. Aug 8th, 2026

Janganlah Seorang Istri Meremehkan Suaminya

1 min read

Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah

Maka wanita tidak boleh merendahkan suaminya, dan tidak boleh pula menyakitinya, karena suami memiliki hak yang besar.
Laki-laki pun tidak boleh mengabaikan istrinya seperti kondisi orang awam.

Kebanyakan orang tidak peduli pada istrinya dalam hal agama dan shalat, apakah istri mau shalat atau tidak.
Tetapi dalam hal makanan, jika terlalu banyak garam dalam makanan, akan terjadi pertengkaran hebat di rumah.

Jadi ikhwah sekalian, kita jangan seperti orang awam barakallahu fikum.

Kita harus berhukum dengan Al-Quran dan Sunnah, dan juga mengedepankan sifat pemaaf. Isteri harus memaafkan apa yang berasal dari suaminya. Suaminya yang miskin dan lelah bekerja demi menafkahinya, bahkan jika ia membawa kayu bakar dari pasar ke rumahnya, haram bagi istri mencela kehormatan suaminya dan mengkhianati hartanya, atau bersikap sombong terhadapnya. Nabi ﷺ bersabda:

: ” ألا وإن لكم على نساءكم حقاً ، ولنساءكم عليكم حقاً : فحقكم عليهن أن تحسبوا إليهن في طعامهن وكسوتهن ، وحقكم عليهن ألا يطئن فرشكم من تكرهون ، ولا يأذن في بيوتكم من تكرهون.

Sesungguhnya kalian mempunyai hak atas istri-istri kalian, dan istri-istri kalian mempunyai hak atas kalian. Hak mereka atas kalian adalah engkau memberi makanan dan pakaian mereka, dan hak kalian atas istri adalah tidak mengizinkan siapa pun yang kalian tidak sukai untuk masuk ke rumah kalian atau tidur di tempat tidur kalian.” [Diriwayatkan oleh At-Tirmidzi dari hadits Amr bin Al-Ahwas Al-Jusyami, dan hadits ini Hasan lighairihi).

📑 Dinukil dari Fatawa Syaikh rahimahullah

🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *