Seorang Yang Beriman Akan Berkumpul Kembali Dengan Keluarganya Di Surga
1 min read
Ibnul Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah
Ibnu Mardawaih menyebutkan dalam tafsirnya, berdasarkan riwayat dari Syuraik dari Salim al-Afthas dari Said bin Jubair, dan Ibn Abbas, bahwa Syuraik berkata, “Saya kira Ibnu Abbas meriwayatkannya dari Nabi ﷺ, beliau bersabda:
إذا دخل الرجل الجنة سال عن أبويه وزوجته وولده فيقال إنهم لم يبلغوا درجتك أو عملك فيقول يا رب قد عملت لي ولهم فيؤمر بالإلحاق بهم
“Ketika seseorang masuk Surga, dia akan bertanya tentang keadaan orang tuanya, istrinya, dan anak-anaknya, dan akan dikatakan kepadanya :
“Mereka tidak mencapai tingkatan derajatmu atau amalanmu (di surga).’
Dia akan berkata, ‘Wahai Rabbku, aku telah beramal untuk diriku sendiri dan untuk mereka,’
Maka dia akan diperintahkan untuk bergabung bersama mereka.” Kemudian Ibnu Abbas membacakan ayat :
وَٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ وَٱتَّبَعَتۡهُمۡ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَٰنٍ أَلۡحَقۡنَا بِهِمۡ ذُرِّيَّتَهُمۡ وَمَآ أَلَتۡنَٰهُم مِّنۡ عَمَلِهِم مِّن شَيۡءٖۚ كُلُّ ٱمۡرِيِٕ بِمَا كَسَبَ رَهِينٞ.
“Dan orang-orang yang beriman, beserta anak cucu mereka yang mengikuti mereka dalam keimanan, Kami pertemukan mereka dengan anak cucu mereka (di dalam surga), dan Kami tiada mengurangi sedikit pun pahala amal (kebajikan) mereka. Setiap orang terikat dengan apa yang dikerjakannya.” [QS. Ath-Thur: 21]
📑 Haadil Arwah ilaa Bilaadil Afrah 369
🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh
