Diantara Sebesar-besarnya Kejahatan Adalah Mencela Kaum Mukminin Terbaik Dari Kalangan Sahabat Nabi
1 min read
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah
Diantara sebesar-besarnya kebusukan hati adalah ketika seorang hamba menyimpan dendam kebencian di dalam hati terhadap orang-orang terbaik kaum mukminin, para pemimpin wali-wali Allah setelah para nabi (yakni para sahabat Nabi ﷺ). Inilah sebabnya mengapa Allah Ta’ala tidaklah memberikan bagian dari harta fai’ kepada orang-orang yang datang setelah mereka kecuali orang-orang yang berkata:
ربنا اغفر لنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا ربنا إنك رءوف رحيم
“Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang lebih dahulu beriman sebelum kami, dan janganlah Engkau tanamkan dalam hati kami kebencian terhadap orang-orang yang beriman. Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Baik dan Maha Penyayang.”
[QS. Al-Hashr: 10].
Oleh karena itu, terdapat kesamaan antara mereka (kaum Syi’ah Rafidhah) dengan orang Yahudi dalam hal [kejahatan], mengikuti hawa nafsu, dan perangai lainnya.
Dan antara mereka (Syi’ah) dan orang Nasrani juga ada kemiripan dalam hal ekstremisme, kebodohan, dan perangai nasrani lainnya.
📑 Minhaaj As-Sunnah 1/21-22
🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh
