Thu. Apr 30th, 2026

Kisah Awal Mula Syirik Di Zaman Nabi Nuh

1 min read

Masa Tauhid Sebelum Penyimpangan.

Sejak zaman Nabi Adam hingga Nabi Nuh -alaihimussalam- , manusia hidup berada di atas tauhid selama sepuluh abad, manusia

mengesakan Allah. Namun, setelah itu mereka mulai berselisih dan menyimpang dari ajaran tauhid.

Allah berfirman:

‎ وَمَا كَانَ ٱلنَّاسُ إِلَّآ أُمَّةً وَٰحِدَةً فَٱخْتَلَفُوا۟ ۚ

“Dan manusia itu dahulunya hanyalah satu umat, kemudian mereka berselisih.” [Yunus: 19]

Imam Ibnu Katsir menjelaskan di dalam tafsirnya:

أن هذا الشرك حادث في الناس ، كائن بعد أن لم يكن ، وأن الناس كلهم كانوا على دين واحد ، وهو الإسلام

”Syirik ini adalah perkara baru yang terjadi di tengah-tengah manusia. Syirik muncul setelah sebelumnya tidak ada. Seluruh manusia dahulu berada dalam satu agama yang sama, yaitu Islam.”

Awal Kemunculan Syirik

Syirik pertama kali muncul di zaman Nabi Nuh.

Patung-patung seperti:

  • Wadd
  • Suwa’
  • Yaghuts
  • Ya’uq
  • Nasr

Mereka adalah nama orang-orang saleh, tetapi kemudian disembah oleh kaumnya.

Allah mengabadikan kisah ini dalam :

‎وَقَالُوا۟ لَا تَذَرُنَّ ءَالِهَتَكُمْ وَلَا تَذَرُنَّ وَدًّا وَلَا سُوَاعًا وَلَا يَغُوث وَيَعُوقَ وَنَسْرًا

“Dan mereka berkata, “Jangan sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) tuhan-tuhan kamu dan jangan pula sekali-kali kamu meninggalkan (penyembahan) Wadd, dan jangan pula Suwa‘, Yagus, Ya‘uq dan Nasr.” [Nuh: 23]

Ibnu Abbas berkata: “Itu adalah nama-nama orang-orang saleh dari kaum Nabi Nuh. Ketika mereka wafat, setan membisikkan kepada kaum mereka untuk mendirikan

patung-patung di tempat yang biasa mereka duduki, dan menamai patung-patung itu dengan nama mereka.

Maka mereka melakukannya, tetapi patung-patung itu belum disembah. Hingga ketika generasi itu pun wafat dan ilmu mulai dilupakan, patung-patung itu akhirnya disembah.” [Shahih Bukhari, Jilid 4 hal. 1873]

Inilah sejarah bagaimana syirik pertama kali muncul. Awalnya manusia berada di atas tauhid, namun penyimpangan terjadi ketika seiring waktu lenyapnya ilmu agama.

Semoga bermanfaat, Baarakallahu fiikum!

📑 Farhan Fadilat Syah

🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *