Ghibah “Ibarat Memakan Bangkai Manusia”
1 min read

Oleh: Ustadz Harits Abu Naufal
Tanamkan pada hati kita bahwasanya dosa ghibah adalah dosa besar. Allah ﷻ mensifati di dalam Al-Qur’an orang yang mengghibahi saudaranya sama seperti orang yang sedang memakan bangkai.
Ketika kita dihidangkan bangkai yang sudah membusuk, yang sudah berulat, apakah kita tidak merasa jijik? Pasti kita jijik. Nah, begitulah Allah ﷻ mengibaratkan para pelaku ghibah di dalam Al-Qur’an.
يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ
“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang.” (QS. Al-Hujurat [49] : 12)
Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Harits Abu Naufal
Lihat faedah lain disini:
- Dilarang Keras Laki-Laki Memakai Perhiasan Emas
- Pemuda Yang Shalih Lebih Utama Dinikahkan Dengan Putrimu, Walaupun Miskin
- Sikap Dan Pengingkaran Para Sahabat Rasulullah Terhadap Bid’ah Dan Pelakunya
- Barangsiapa Yang Kurang Akhlaknya Maka Dia Kurang Agamanya
- Keutamaan Memperbagus Ibadah Di Masa Muda
- Akhlak Yang Mulia Merupakan Salah Satu Tujuan Diutusnya Rasulullah
- Orang Yang Meninggal Diikuti Dengan Kurban Keluarganya
Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.
Dapatkan informasi dari Syiar Tauhid Aceh, melalui :
Facebook Page TV: STA TV
Facebook Page Radio: Radio
Youtube:
Instagram:
Telegram: Syiar Tauhid Aceh
Website: Syiar Tauhid Aceh
Grup Whatsapp:
