Cinta Dan Benci Karena Allah Bukti Kesempurnaan Iman
1 min read
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam memuji orang yang membenci sesuatu karena Allah membenci sesuatu itu, begitu pula mencintai sesuatu karena Allah pun mencintainya. Mereka adalah orang-orang yang tidak peduli dengan keuntungan dan kerugian duniawi yang menerpa dirinya, selama ia bersama Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam cinta dan bencinya.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda:
مَنْ أَحَبَّ لِلَّهِ وَأَبْغَضَ لِلَّهِ وَأَعْطَى لِلَّهِ وَمَنَعَ لِلَّهِ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ الإيمَانَ
“Siapa yang cintanya karena Allah, bencinya karena Allah, memberi karena Allah dan menahan pemberian pun karena Allah, maka sungguh telah sempurna keimanannya.” (HR. Abu Dawud 4.681) Meski kalimat dalam hadits ini terdengar sederhana, tapi untuk menerapkannya dalam seluruh aspek kehidupan kita, hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mampu membantu kita melakukannya. Semoga kita semua diberikan bantuan dan pertolongan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk bisa menerapkan pola ini di dalam kehidupa.
Pemateri : Ustadz Iqbal Abu Hisyam حَفِظَهُ اللهُ
Editor : Team Syiar Tauhid Aceh
