Fri. Jun 5th, 2026

Memadamkan Bibit Kemaksiatan

1 min read

Kita sebagai hamba yang diberikan akal oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memiliki kesadaran yang alhamdulillah masih sangat normal, ketika pertama kali dorongan bermaksiat muncul dalam bentuk bisikan-bisikan yang masih kecil, ide-ide serta gagasan sederhana, hendaknya kita segera berusaha memadamkan ide-ide serta gagasan sederhana tersebut sejak awal kemunculannya. Kita memadamkannya sejak ia masih berupa bibit, belum berakar, belum berbatang, belum pula menumbuhkan dedaunan dan ranting-ranting karena menghilangkan sesuatu yang sifatnya masih bibit itu tentu lebih mudah. Kita mengenal istilah bijak, mencegah itu lebih baik daripada mengobati.

Hal ini berlaku juga di dalam soal mendidik karakter diri agar lebih tangguh di hadapan dosa, yaitu sejak awal kita menyadari adanya bisikan-bisikan untuk bermaksiat. Kita berusaha untuk mengusir bisikan-bisikan maksiat itu secepat mungkin selagi ia masih kecil, masih halus dan kerdil. Karena sesungguhnya, bisikan-bisikan yang mendorong gagasan untuk bermaksiat yang terlihat remeh itu apabila dibiarkan, dilestarikan dan diberikan tempat di hati kita, gagasan itu tidak akan terus berada dalam rupa yang sama, gagasan tersebut akan berubah menjadi harapan dan cita-cita yang terus membesar, menumbuhkan akarnya.

Ketika bisikan kecil kemaksiatan itu telah berubah menjadi harapan dan cita-cita yang membesar di hati, inilah yang menjadi modal orang-orang yang merugi dan bangkrut. Karena apa yang tumbuh darinya setelah itu hanyalah kesengsaraan, kebinasaan, serta kemerosotan. -Na’udzubillahi min dzalik-

Pemateri : Ustadz Iqbal Abu Hisyam حَفِظَهُ اللهُ

Editor : Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *