Pentingnya Tauhid & Bahayanya Ketika Perkara Tersebut Tidak Diulang-ulang
2 min read

Oleh: Ustadz Harits Abu Naufal
Para nabi begitu semangat menyeru kepada tauhid. Karena ketika masalah tauhid ini tidak dibahas saudara-saudaraku muslimin, maka kita khawatir terjadi sebagaimana yang disebutkan oleh Abdullah bin Abbas radhiallahu anhu kepada kaum Nabi Nuh ‘alaihissalam dengan Yaghus, Ya’uq, Nasr.
Yaghus, Ya’uq, Nasr ini adalah nama-nama orang shaleh. Ketika mereka meninggal, dibuatlah gambar-gambar mereka di tempat yang dulunya mereka sering duduk di situ. Tujuannya agar gambar-gambar orang shaleh ini memacu mereka untuk semangat beribadah dan berbuat kebaikan. Kemudian seiring berjalannya waktu, 10 tahun, 100 tahun, setan membisiki mereka bahwasanya dulu nenek moyang mereka menyembah gambar-gambar tersebut, maka disembahlah mereka sebagai sesembahan lain selain Allah ﷻ. Haditsnya disebutkan dalam Shahih Bukhari. Oleh karena itu para ulama menyebutkan, ketika suatu perkara jarang disebut maka seseorang akan terjatuh ke dalam perkara tersebut. Maka ketika masalah tauhid tidak pernah dibahas maka manusia akan terjatuh ke dalam kesyirikan kepada Allah ﷻ.
Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Harits Abu Naufal
Lihat faedah lain disini:
- Faktor Yang Menyebabkan Manusia Menjadi Kafir dan Meninggalkan Agama Mereka, Yaitu: Sikap Yang Berlebih-Lebihan Kepada Orang Shaleh
- Sulitnya Membersihkan Tradisi
- Pelajaran Berharga Dari Perang Hunain
- Punya Harta Seperti Qarun?
- Syubhat jangan merasa paling benar karena belum tentu salah
- Ghibah “Ibarat Memakan Bangkai Manusia”
- Sumpah Palsu
Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.
Dapatkan informasi dari Syiar Tauhid Aceh, melalui :
Facebook Page TV: STA TV
Facebook Page Radio: Radio
Youtube:
Instagram:
Telegram: Syiar Tauhid Aceh
Website: Syiar Tauhid Aceh
Grup Whatsapp:
