Tanda Allah Tidak Menginginkan Kebaikan Padamu
2 min read
Baginda Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:
مَن يُرِدِ الله به خيرًا يُفَقِّهْه في الدينِ
“Barangsiapa yang Allah inginkan kebaikan untuknya, maka Allah akan jadikan ia faham dalam agama” (Muttafaqun ‘alaihi).
Mafhum mukhalafah (makna yang berlawanan) dari hadits ini adalah jika Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menginginkan kebaikan bagi seseorang, maka Allah palingkan ia dari ilmu agama. Ia akan malas dan kehilangan semangat dalam menuntut ilmu agama. Ini adalah tanda Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menghendaki kebaikan bagi orang tersebut. Na’udzubillahi min dzalik.
Apabila kita merasa malas dalam menuntut ilmu, malas datang ke kajian, malas membaca buku-buku tentang agama, itu adalah tanda bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak menghendaki kebaikan bagi kita. Bagaimana mungkin kita merasa aman jika kita tidak pernah menghadiri pengajian, tidak pernah mendengarkan ayat Al-Qur’an atau hadits Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam? Ini berarti iman kita sangat turun. Karena jiwa kita lebih condong kepada kejelekan, dan merasa berat dalam melakukan ketaatan. Tugas kita adalah menghilangkan rasa malas tersebut. Kita harus mujahadah, melawan, dan semangat dalam kebaikan.
Bayangkan jika seseorang tidak menghadiri pengajian selama setahun, bagaimana keadaan hatinya? Dia hanya mengandalkan khutbah Jumat, bahkan lebih buruknya, dia tidur saat khutbah Jumat. Bagaimana keadaan hati orang tersebut? Ia tidak pernah disirami dengan kebaikan, tidak pernah mendengar ayat Al-Qur’an yang mulia, dan tidak pernah mendengar hadits Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.
Jangan biarkan kita menjadi hamba yang diberitakan oleh Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam:
إِنَّ الله تَعَالىَ يُبْغِضُ كُلَّ عَالِمٍ بِالدُّنْيَا جَاهِلٍ بِالْآخِرَة
“Sesungguhnya Allah Ta’ala membenci orang yang pandai dalam urusan dunia namun bodoh dalam perkara akhirat”. (HR. Al-Hakim ,dishahihkan oleh al-Albani)
Begitu banyak orang yang memiliki pengetahuan dunia yang luas, bahkan mungkin gelar S-3. Tetapi, pemahaman mereka tentang agama selemah anak SD yang tidak tahu apa-apa. Mereka tidak tahu bagaimana berwudhu’, melakukan shalat, bahkan tidak tahu tujuan Allah menciptakan mereka. Bukankah ini merupakan bencana besar?
Pemateri : Ustadz Kasyful Fuadi حَفِظَهُ اللهُ
