Thu. Jun 4th, 2026

Untukmu Yang Belum Memiliki Buah Hati, Jangan Berputus Asa

1 min read

Hal terbesar yang dapat menjadi motivasi bagi yang tengah berusaha memiliki momongan ada dua. Hal pertama yaitu doa. Jangan kita putus dari berdoa kepada Allah ‘Azza wa Jalla untuk mendapatkan karunia anak.

Kesulitan mendapatkan anak juga pernah terjadi kepada orang-orang terbaik sebelum kita. Mereka tidak diberikan anak oleh  Allah ‘Azza wa Jalla kecuali dalam usia yang sudah tua. Sebagaimana yang terjadi kepada Nabiyullah Zakariya ‘alaihissalam.

قَالَ رَبِّ اِنِّيْ وَهَنَ الْعَظْمُ مِنِّيْ وَاشْتَعَلَ الرَّأْسُ شَيْبًا وَّلَمْ اَكُنْۢ بِدُعَاۤىِٕكَ رَبِّ شَقِيًّا ٠وَاِنِّيْ خِفْتُ الْمَوَالِيَ مِنْ وَّرَاۤءِيْ وَكَانَتِ امْرَاَتِيْ عَاقِرًا فَهَبْ لِيْ مِنْ لَّدُنْكَ وَلِيًّاۙ

Dia (Zakaria) berkata, “Wahai Tuhanku, sesungguhnya tulangku telah lemah, kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku tidak pernah kecewa dalam berdoa kepada-Mu, wahai Tuhanku. Sesungguhnya aku khawatir terhadap keluargaku sepeninggalku, sedangkan istriku adalah seorang yang mandul. Anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu.” (QS. Maryam [19] : 4-5)

Doa inilah yang kemudian menjadikan Allah mengabulkan permintaan Nabi Zakariya. Setiap saat Nabi Zakariya berdoa kepada Allah ‘Azza wa Jalla dengan kondisi beliau yang secara teori tentu sulit untuk mendapatkan anak. Rambut beliau sudah memutih, istri beliau dalam kondisi mandul. Tetapi beliau mengatakan tidak pernah sekali pun berputus asa dari berdoa kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Oleh karena itu, senantiasalah berdoa dan jangan putus asa. Allah ‘Azza wa Jalla pasti mengijabah apa yang kita inginkan.

Kemudian perkara kedua yang dapat dilakukan adalah senantiasa mencari saran tentang hal  yang mungkin dilakukan untuk menunjang program kehamilan. Semua itu dapat dilakukan, selama kita tidak putus asa.

Pemateri : Ustadz Imam Abu Abdillah حَفِظَهُ اللهُ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *