Apabila Kita Dibuat Marah Dan Jengkel Oleh Seseorang
1 min read
Ibnul Jauzi rahimahullah
Ketika para salaf dahulu tatkala marah, mereka akan memaafkan dan mengampuni, dalam rangka meraih keutamaan memaafkan dan menahan amarah mereka.
Sebagian dari mereka memandang, bahwasanya dosa-dosa mereka sendirilah yang menyebabkan diri mereka dibuat marah oleh manusia.
Sebagian lainnya menganggapnya hal itu merupakan ujian bagi mereka dan seterusnya.
Sebagaimana telah disebutkan dalam Bab Hiqd (dendam).
Dan dalam beberapa Kitab Allah ada perkataan : “Wahai anak Adam, ingatlah Aku ketika kamu marah, dan Aku akan mengingatmu ketika kamu bermaksiat, niscaya Aku tidak membinasakanmu bersama orang-orang yang Aku binasakan. Dan apabila engkau dizalimi, relakanlah dirimu dengan pertolongan-Ku, karena pertolongan-Ku itu lebih baik bagimu daripada pertolonganmu terhadap dirimu sendiri.”
📑 Thibb Ar-Ruuhaani 31
🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh
