Berkeluh Kesah Kepada Makhluk Tanda Lemahnya Tauhid
1 min read
Orang yang jahil, dia mengadukan Allah kepada manusia. Dia benar-benar tidak mengetahui hakikat siapa yang dia adukan, dan kepada siapa dia mengadu.
Kalau dia benar-benar mengetahui Allah dengan segala keagungan dan kebesaran-Nya, dan mengetahui hakikat manusia dengan segala kekurangannya, maka dia tidak akan mengadukan Allah kepada manusia.
“Apabila kamu mengadukan musibah yang kamu alami kepada manusia, sesungguhnya kamu sedang mengadukan Rabb-mu Yang Maha Pengasih kepada yang tidak mengasihi yaitu makhluk.”
Dan orang yang benar-benar mengetahui hakikat perkara ini, ia akan mengadu hanya kepada Allah. Dan lebih tinggi dari itu, ia mengadukan kesalahan-kesalahannya sendiri kepada Allah, bukan mengadukan apa yang manusia perbuat terhadap dirinya.
Ia lah yang menyadari bahwa semua musibah, tidak lain dikarenakan apa yang ia perbuat. Allah ta’ala berfirman:
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ
“Dan musibah apa pun yang menimpa kalian adalah disebabkan oleh perbuatan kalian sendiri.” [QS. Asy-Syura : 30]
Maka manusia dalam hal ini ada 3 tingkatan:
1. Tingkat yang paling rendah: yang mengadukan Allah kepada makhluk.
2. Tingkat pertengahan: yang mengadu kepada Allah, apa yang manusia perbuat terhadap dirinya.
3. Tingkat yang paling tinggi: yang mengadukan dirinya sendiri kepada Allah, menyadari dosa-dosa yang ia lakukan, dan menyadari bahwa tiada musibah yang ia alami melainkan akibat dari dosanya sendiri.
Disari dari kitab Al-Fawaidh | Imam Ibnul Qayyim رحمه الله, secara makna
أصلح ما بینک و بین الله ، یکفک کل من سواه
“Perbaikilah hubunganmu dengan Allah, maka Dia akan mencukupimu hingga kamu tidak takut dan tidak butuh kepada selain-Nya.”
📚 Asy-Syaikh Dr.Shalih Al-‘Ushaimiy حفظه الله
🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh
