Wed. Apr 1st, 2020

Hadits Keutamaan Berkata Jujur

1 min read

Hadits Ke 54

فالأول: عن ابن مسعود – رضي الله عنه – عن النَّبيّ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: «إنَّ الصِّدقَ يَهْدِي إِلَى البرِّ، وإنَّ البر يَهدِي إِلَى الجَنَّةِ، وإنَّ الرَّجُلَ لَيَصدُقُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيقًا. وَإِنَّ الكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الفُجُورِ، وَإِنَّ الفُجُورَ يَهدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكتَبَ عِنْدَ الله كَذَّابًا». مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.

Dari Ibnu Mas’ud Radhiallahu’ Anhu dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda : “Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan itu membawa ke syurga. Dan sesungguhnya seseorang selalu berbuat jujur sehingga ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang jujur. Sesungguhnya kedustaan itu membawa kepada kejahatan dan kejahatan itu membawa ke neraka. Dan sesungguhnya seseorang selalu berbuat dusta sehingga di sisi Allah sebagai seorang pendusta”. [HR.Bukhari dan Muslim]

Faedah / Kandungan Hadist

  1. Anjuran untuk berbuat jujur, sebab ia menjadi sarana menuju segala kebaikan.
  2. Larangan berbuat dusta dan anjuran agar tidak menganggap enteng terhadapnya, sebab ia menjadi saranan menuju segala kejahatan.
  3. Barang siapa yang membiasakan diri dengan kejujuran, maka itu akan menjadi perangan baginya. Barangsiapa yang membiasakan dusta, maka itu akan menjadi karakter baginya.
  4. Barangsiapa terkenal dengan sesuatu, maka tepat baginya untuk dijuluki dengan julukan tersebut.
  5. Akhlak mulia diperoleh dengan membiasakan diri untuk menerapkannya. Sebab jiwa itu sangat terpengaruh oleh sebab-sebab yang dapat mengantarkannya kepada kebaikan dan akan merubah tabi’atnya, demikian juga sebaliknya.
  6. Amal shalih tempat kembalinya adalah Surga sedangkan perbuatan buruk tempatnya berada di Neraka.

Sumber : Syarah Riyadhus Shalihin, Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *