Hukum Wanita Melihat Lelaki?
2 min readHukum Wanita Melihat Lelaki
Di tanyakan kepada As- Syaikh Al- Utsaimin رحمه الله :
“Apa hukum wanita melihat lelaki dari televisi atau pandangan biasa di jalan-jalan?”
Jawab:
Pandangan wanita kepada lelaki tidak lepas dari dua keadaan. Baik melalui televisi atau dari selainnya.
1. Pandangan Syahwat atau bernikmat dengan memandangnya.
Maka hukumnya haram di karenakan kerusakan dan fitnah di balik itu.
2. Pandangan yang tidak di iringi Syahwat dan bukan untuk bernikmat.
Maka ini tidak mengapa, menurut pendapat yang benar.
Dalilnya adalah hadits dalam Shahih Bukhari dan Muslim, bahwasanya Aisyah رضي الله عنها suatu hari memandang kepada beberapa orang Habasyah yang sedang bermain, Nabi menghalanginya (Aisyah) dari memandang mereka, namun beliau mengikrarkannya (tidak menyalahkan) atas hal itu.
Karena juga Kaum wanita akan berjalan ke pasar dan akan melihat kepada kaum lelaki walaupun mereka berhijab.
Maka Wanita terkadang melihat kepada Lelaki dengan walaupun lelaki tersebut tidak melihatnya. Namun dengan syarat bukan pandangan Syahwat dan bukan untuk bernikmat.
Tetapi jika pandangan tersebut di iringin syahwat dan untuk bernikmat, maka hukumnya Haram baik melalui televisi atau dari selainnya.
[Sumber: Fatawa Al- Mar’ah Al- Muslimah, Hal: 973, Jilid:2]
Berikut ini teks arabnya:
ما حكم نظر المرأة للرجل من خلال التليفزيون أو النظرة الطبيعية في الشارع ؟
فأجاب :
نظر المرأة للرجل لا يخلو من حالين سواء كان في التلفزيون أو غيره .
1-
نظر شهوة وتمتع فهذا محرم لما فيه من المفسدة والفتنة .
2-
نظرة مجردة لا شهوة فيها ولا تمتع فهذه لا شيء فيها على الصحيح من أقوال أهل العلم ، وهي جائزة لما ثبت في الصحيحين ( أن عائشة رضي الله عنها كانت تنظر إلى الحبشة وهم يلعبون ، وكان النبي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يسترها عنهم ) وأقرها على ذلك .
ولأن النساء يمشين في الأسواق وينظرن إلى الرجال وإن كن متحجبات ، فالمرأة تنظر إلى الرجل وإن كان هو لا ينظرها ، بشرط ألا تكون هناك شهوة وفتنة فإن كانت شهوة أو فتنة فالنظرة محرمة في التلفزيون وغيره .
Catatan:
1. Ulama sepakat atas haramnya pandangan wanita kepada lelaki dengan pandangan Syahwat.
2. Ulama khilaf haram tidaknya bagi wanita untuk memandang lelaki dengan tanpa Syahwat dan tanpa kebutuhan yang mendesak.
3. Pilihlah yang paling selamat untuk Istri. Apakah Anda bisa menjamin bahwa istri Anda yang sedang menonton/melihat lelaki baik itu seorang ustadz atau bukan, di televisi atau selainnya yang lelaki tersebut mungkin lebih tampan, jenggotnya lebih lebat dari Anda? Apakah saudara bisa menjamin tidak akan ada bisikan Syahwat di hati istri anda tatkala melihatnya? Apakah Anda selaku suami tidak cemburu? Apakah anda tidak khawatir menjadi suami yang dayyuts?
Apalagi jika sarana ilmu untuk kaum wanita selain menonton televisi masih banyak Alhamdulillah. Baarakallahufik.
Oleh: Al Ustadz Abu Furaihan Farhan Bin Ramli Bin Ahmad حفظه الله
Bantu Dakwah Melalui Radio Syiar Tauhid Aceh
Donasi: BNI Syariah (Kode 009)
No. Rekening 49.71.80.00.04 (An. Yayasan Syiar Tauhid Banda Aceh)
Konfirmasi: 082360005322
SYIAR TAUHID ACEH 96,1 FM | SAHABAT BERBAGI ILMU ISLAM
📱Grup Whatsapp : 082360005322
📱Pin BBM : D9CF8230
📱Instagram : https://www.instagram.com/radiosyiartauhidaceh/
📱Facebook : https://www.facebook.com/syiartauhidaceh/
📱Telegram : http://t.me/syiartauhidaceh
🌍Website : www.syiartauhidaceh.com

