Thu. Apr 16th, 2026

Nasihat Menyentuh Hati DI Sepuluh Terakhir Ramadhan

1 min read

Syaikh Shalih bin Abdillah Al-Fauzan hafizhahullah

Wahai kaum muslimin, bersungguh-sungguhlah kalian di malam-malam yang penuh barakah ini dengan menjalankan shalat, berdoa, beristighfar dan amalan-amalan shalih lainnya, karena ini adalah kesempatan emas dalam umurmu, kesempatan yang tidak selamanya.

Karena Allah mengkhabarkan bahwasanya malam tersebut lebih baik daripada seribu bulan. Seribu bulan itu lebih banyak dari delapan puluh tahun, sebuah umur yang sangat lama.

Kalau seandainya seorang memanfaatkan seluruh umurnya tadi untuk mentaati Allah, maka satu malam saja yaitu malam lailatul qadar masih lebih baik darinya. Ini adalah keutamaan yang agung.

Malam tersebut berada di bulan ramadhan, pasti, dan di sepuluh malam terakhir lebih ditekankan. Dan jika seorang muslim bersungguh-sungguh beribadah di seluruh malam ramadhan niscaya dia pasti akan mencocoki lailatul qadar, diharapkan dia bisa meraih kebaikannya. Maka keutamaan apa lagi yang lebih besar daripada keutamaan ini, bagi orang yang Allah beri taufiq.

Maka bersemangatlah kalian rahimakumullahu, dalam mencari keutamaan malam tersebut. Bersungguh-sungguhlah dengan beramal shalih, niscaya engkau akan meraih kemenangan dengan pahalanya. Maka orang yang merugi adalah mereka yang diharamkan dari pahalanya.

Seorang yang menjalani musim-musim meraih ampunan, namun dia terus melakukan dosa-dosanya, karena kelalaiannya, berpaling dan tidak peduli akan (keutamaan lailatul qadar). Maka sungguh dia seorang yang merugi.

Wahai pelaku maksiat bertaubatlah kepada Allah, mohonlah ampunan kepadaNya, Dia sudah membukakan pintu taubat kepadamu, Dia memanggilmu ke sana, menjadikan untukmu musim-musim kebaikan, di sana pahala kebaikan dilipatgandakan, kesalahan-kesalahan dihapuskan. Maka ambillah sebab-sebab keselamatan untuk dirimu.

📑 Ithaafu Ahlil Imaan 209-210

🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *