Sun. Apr 19th, 2026

Sudah Cukupkah Bekalmu Untuk Menghadap Allah

1 min read

Ibnul Qayyim al-Jauziyah rahimahumullah

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَلۡتَنظُرۡ نَفۡسٞ مَّا قَدَّمَتۡ لِغَدٖۖ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat).” [QS. Al-Hasyr: 18]

Maka Allah Ta’ala memerintahkan para hamba untuk memperhatikan, apa yang telah dia persiapkan untuk hari esok, yang demikian ini terkandung di dalamnya agar introspeksi diri terhadap hal itu, dan memperhatikan, apakah sudah cukup bekal yang telah dia persiapkan untuk menghadap Allah atau belum cukup.

Dan maksud perintah memperhatikan di sini adalah apa yang mengharuskan dia dan mendorong dia untuk menyempurnakan persiapan bekal untuk hari akhirat, mempersiapkan perkara yang bisa menyelamatkan dia dari azab Allah. Bisa membuat putih wajahnya di sisi Allah.

Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berkata :

حاسبوا أنفسكم قبل أن تحاسبوا وزنوا أنفسكم قبل أن توزنوا ، وتزينوا للعرض الأكبر» ،

“Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab di hari kiamat, dan timbanglah amalan kalian sebelum kalian ditimbang di hari kiamat. Dan berhiaslah kalian untuk menghadapi Hari di tampakkan amalan-amalan.”

يَوۡمَئِذٖ تُعۡرَضُونَ لَا تَخۡفَىٰ مِنكُمۡ خَافِيَةٞ.

“Pada hari itu kalian dihadapkan (kepada Tuhan kalian), tidak ada sesuatu pun dari kalian yang tersembunyi (bagi Allah).” [QS. Al-Haqqah: 18]

📑 Bada’i At-Tafsir 3/146

🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *