Amalan Yang Paling Di Cintai Oleh Allah
1 min read
وعن أَبي عبد الرحمان عبد الله بن مسعود – رضي الله عنه – قَالَ: سألت النبي – صلى الله عليه وسلم: أيُّ العَمَلِ أحَبُّ إِلَى اللهِ تَعَالَى؟ قَالَ: «الصَّلاةُ عَلَى وَقْتِهَا»، قُلْتُ: ثُمَّ أي؟ قَالَ: «بِرُّ الوَالِدَيْنِ»، قُلْتُ: ثُمَّ أيٌّ؟ قَالَ: «الجِهَادُ في سبيلِ الله». مُتَّفَقٌ عَلَيهِ.
Dari Abu Abdirrahman ‘Abdullah bin Mas’ud Radhiallahu’ Anhu, dia bercerita: Aku pernah bertanya kepada Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam : ‘Amal apa yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala ?; Beliau menjawab: “Yaitu shalat tepat waktunya.” ‘Lalu apa lagi’ tanyaku. Beliau pun menjawab: “Berbakti kepada kedua orang tua.” ‘Kemudian apa lagi,’ tanyaku lebih lanjut. Maka beliau menjawab: “Jihad di jalan Allah.” [Muttafaq ‘alaih]
Faidah / Kandungan Hadist
- Seutama-utama hak Allah yang wajib setelah tauhid adalah Shalat.
- Segera mengerjakan shalat diawal waktu lebih utama daripada mengakhirkannya, karena disyariatkan dalam shalat, sehingga menjadi amal yang paling dicintai Allah adalah dilaksanakan pada waktunya, yakni di awal waktunya.
- Hak hamba yang paling utama adalah hak kedua orang tua, dimana hak mereka menempati urutan kedua setelah hak Allah.
- Jihad di jalan Allah merupakan pengorbanan yang paling utama.
- Amal kebaikan itu mempunyai tingkatan keutamaan yang berbeda, tidak dalam satu tingkatan yang sama.
- Diperbolehkan menanyakan berbagai macam hal pada satu waktu yang bersamaan.
- Hendaklah berlemah-lembut dan tidak banyak mengajukan pertanyaan kepada pengajar, karena dikhawatirkan akan menimbulkan kejenuhan.
Sumber : Syarah Riyadhus Shalihin, Syaikh Salim bin ‘Ied Al Hilali
