Dosa Yang Paling Besar Adalah Kesyirikan Bukan Korupsi
1 min read
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin rahimahullah
Sesungguhnya orang-orang kafir adalah orang-orang zalim, dan memang demikian, dan kesyirikan (mempersekutukan Allah) adalah kezaliman yang paling zalim, sebagaimana sabda Nabi ﷺ ketika ditanya: “Dosa apa yang paling besar?”
Beliau ﷺ menjawab:
أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ
“Dosa paling besar adalah engkau menjadikan tandingan bagi Allah dalam beribadah, padahal Dia telah menciptakan dirimu.” [Muttafaq alaihi]
Ini benar. Dia yang telah menciptakanmu, mempersiapkan segala kebutuhanmu, dan menopang seluruh hidupmu, lalu kamu mempersekutukan-Nya! Ini adalah kezaliman terbesar.
Apabila ada seorang dermawan yg memberi seseorang sepuluh riyal sebagai hadiah kepadanya, tentu ia akan malu untuk berbuat buruk kepada sang dermawan.
Lalu bagaimana dengan Dia yang telah memberimu seluruh hidupmu? Bagaimana bisa engkau mempersekutukan-Nya dan mengkufuri-Nya?! Kalau begitu, kesyirikan itu merupakan kezaliman yang paling zalim.
📑 Tafsir surat Ghafir ayat 52.
Catatan :
Mengingat banyak manusia menggambarkan dosa korupsi sedemikian rupa seolah-olah korupsi adalah dosa yang paling besar. Dan mereka lupa kalau dosa syirik adalah dosa yang paling besar yang harus dinomorsatukan untuk diingkari.
🖊 Repost By Team Syiar Tauhid Aceh
