Jangan Biarkan Hubungan Kita dengan Allah Terputus
1 min read
Kita harus berupaya menjaga hubungan kita dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan sepenuhnya tunduk pada kehendak-Nya. Kita harus menyadari bahwa segala hal terjadi atas ketentuan-Nya termasuk hal-hal yang kompleks atau yang tampak sepele dalam hati kita. Semua ini adalah bagian dari takdir Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Seorang hamba bisa saja menyadari bahwa dia berbuat dosa atau masih memiliki kecenderungan terhadap beberapa jenis dosa, bahkan jika dia terus berupaya mempererat hubungannya dengan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kita semua mungkin melakukan dosa-dosa secara rutin. Namun, meskipun kondisi kita mungkin memprihatinkan, kita tidak boleh membiarkan dosa-dosa tersebut menghentikan usaha kita untuk memperkuat hubungan dengan Allah. Jangan biarkan tali kita kepada Allah terputus. Meskipun kita berdosa, jangan sampai dosa-dosa itu membuat kita putus asa dan meninggalkan ketaatan.
Meskipun kita terkenal sebagai pembohong, misalnya, tidak ada salahnya kita memperdalam pemahaman kita tentang bahaya kebohongan dan hadits-hadits yang memperingatkan tentang kebohongan. Bahkan jika kita terjebak dalam perbuatan zina, kita harus terus meningkatkan pemahaman kita tentang bahayanya zina. Begitu pula jika kita terjerat dalam riba, kita harus terus belajar tentang dosa riba. Jadi, jangan biarkan kebiasaan dosa kita membuat kita terjatuh dalam kesalahan lain, yaitu memutuskan hubungan kita dengan Allah.
Meskipun kita berdosa dan mungkin masih melakukan dosa-dosa tertentu secara rutin, kita harus menjaga amal ibadah kita, seperti shalat dan puasa. Bahkan, jika Allah memudahkan kita untuk melaksanakan puasa sunnah, maka lakukanlah. Jadi, jangan biarkan hubungan kita dengan Allah terputus, meskipun kita belum sepenuhnya mampu lepas dari maksiat.
Pemateri : Ustadz Iqbal Abu Hisyam حَفِظَهُ اللهُ
