Fri. Jun 5th, 2026

Pemakai Jimat Hanyalah Para Penakut dan Pengecut

1 min read

Semua pemakai jimat adalah pengecut, penakut, orang yang gelisah dan tidak tenang hidupnya, serta selalu berada di dalam keterpurukan. Apalagi ketika jimatnya lupa dibawa, atau syarat untuk menjaga kesaktian jimat tersebut lupa ia jalankan. Apabila para pengguna jimat ini sedang makan beling atau menusuk tubuh dengan pisau, manakala dibacakan Al-Qur’an , bertakbir, basmallah atau dzikir lainnya maka hilanglah kesaktian jimatnya insyaallah.

Pada masa salaf dahulu ada yang membaca basmallah atau bertakbir maupun berdzikir kepada Allah ketika melihat ada orang yang memperlihatkan kekebalan dirinya. Seorang Khalifah pernah mengambil pisau dan memenggal leher dukun yang mengatakan dirinya kebal, ia membaca “Bismillah Allahuakbar!”, maka putuslah leher dukun tersebut.

Tidak ada ilmu kebal dalam Islam. Rasulullah dan para sahabatnya adalah orang yang paling taat dalam agama, namun mereka tidak kebal dan tidak memakai jimat. Gigi taring Rasulullah patah dalam perang uhud, demikian pula pipi beliau yang mulia terluka dalam perang tersebut. Oleh sebab itu, orang yang menunjukkan ilmu kebal, pertanda syaithan bersamanya, meski ia memakai peci putih dan bersorban tebal. Seorang muslim yang bertauhid kepada Allah tidakbutuh  kepada jimat.

Pemateri : Ustadz Farhan Abu Furaihan حَفِظَهُ اللهُ

Editor : Team Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *