Wed. Nov 25th, 2020

Hari demi hari dan tanpa kita sadari kita sudah berada di penghujung ajal. Jangan sampai keadaan kita ini seperti keadaan orang-orang mukmin atau orang-orang yang jelek amal mereka, perbuatan mereka. Seperti yang Allah gambarkan mereka dalam Al Quranul Karim ketika ajal datang kepada mereka mereka, Allah gambarkan dalam Al Quran surah Al Mu‘minun : 99-100 .

حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ

99 (Demikianlah keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia),

لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ

100 Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. Sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang diucapkannya saja. Dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan.

Apakah ketika itu mereka ingin dikembalikan ke dunia untuk menyelesaikan urusan bisnis mereka, urusan ekonomi, mereka urusan duniawi mereka? Tidak! Tidaklah mereka meminta kepada Allah untuk dikembalikan ke dunia agar untuk beribadah dan beramal shalih, bisa menjalankan ketaatan kepada Allah azza wa jalla dari apa yang telah ia tinggalkan atau yang mereka sia-siakan dahulu. Namun semua itu tidak akan pernah bisa kembali lagi ke kita.

Oleh karena itu kita perlu mengingatkan pribadi kita masing-masing untuk mempergunakan waktu baik-baik jangan sampai baru menyesal ketika waktu kematian tiba. Penyesalan kemudian hari tidak ada gunanya. Hari ini Alhamdulillah kita masih muda misalnya masih ada ada kesempatan untuk beribadah maka bersegeralah kita untuk beribadah jangan sampai datang fitnah yang kemudian membuat kita tidak mampu untuk beribadah kepada Allah azza wa jalla.

Dari abu Hurairah, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

بَادِرُوا بِالأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ يُصْبِحُ الرَّجُلُ مُؤْمِنًا وَيُمْسِى كَافِرًا أَوْ يُمْسِى مُؤْمِنًا وَيُصْبِحُ كَافِرًا يَبِيعُ دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا

“Bersegeralah melakukan amalan sholih sebelum datang fitnah (musibah) seperti potongan malam yang gelap. Yaitu seseorang pada waktu pagi dalam keadaan beriman dan di sore hari dalam keadaan kafir. Ada pula yang sore hari dalam keadaan beriman dan di pagi hari dalam keadaan kafir. Ia menjual agamanya karena sedikit dari keuntungan dunia”. [HR. Muslim no. 118]

Maka dari itu, kaum muslimin dan muslimat yang Allah muliakan, pentingnya memanfaatkan waktu di dalam kehidupan kita dan semua itu akan ditanyakan oleh Allah azza wa jalla pada hari kiamat dan setiap waktu yang telah lewati tidak akan pernah bisa kembali dan tidak akan mundur ke belakang.

Wallahu a’lam

Ditranskrip dari Kajian
Ustadz Tanthawi Abu Muhammad

Oleh Tim Syiar Tauhid Aceh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *