Nama Anak Terlalu Berat Sehingga Sering Sakit??

Yuk Share

Oleh : Ustadz Tanthawi Abu Muhammad

Dan ini banyak sekali terjadi di zaman kita. Kita sebut diantara contoh yang banyak sekali terjadi di masyarakat adalah misalnya ada seorang ayah atau seorang ibu yang menganggap sial terhadap anaknya karena nama yang ia miliki itu sangat berat. Ini sering sekali. Bandel anaknya, anaknya tersebut susah dan berat sekali untuk diurus, membuat repot orang tua. Sehingga kaum muslimin kebanyakan mereka menganggap yang menyebabkan anak ini sial adalah namanya sendiri, namanya itu yang sangat berat, berat sekali sehingga harus diganti. Sehingga ketika namanya tersebut diganti, anak tersebut terkadang masih juga posisinya dan keadaannya seperti semula, tidak berubah. Sehingga perbuatan ini tergolong ke dalam perbuatan at-tathoyyur, at-thiyarah yang dilarang oleh Allah ﷻ dan rasul-Nya.

Ada lagi yang sering sekali terjadi di tempat kita di tengah-tengah kaum muslimin, misalnya ada ular ketika dia berjalan keluar dari rumahnya, ia melihat ada ular yang mengarah ke kiri, dilintasi oleh seekor ular, kemudian dia beranggapan bahwa sial ini, sehingga harus balik. Kemudian dia meletakkan rasa takutnya di dalam jiwanya bahwa kalau dia melanjutkan perjalanan seakan-akan di depan sudah ada musibah, petaka yang akan menimpanya. Naudzubillah. Ini tergolong dari perbuatan kesyirikan kepada Allah ﷻ.

Ada lagi misalnya contoh yang sangat banyak terjadi di tengah masyarakat, ketika ada seseorang yang menabrak kucing, kira-kira apa yang dia lakukan? Kucing itu diambil, dibungkus dengan baik dengan bajunya tersebut, dikasih garam, kemudian dikuburkan dengan tenang sekali. Takut, khawatir nanti akan datang padanya musibah, akan kecelakaan dan sebagainya dari berbagai anggapan-anggapan sial. Ini tathoyyur. Namun sayang terkadang kalau menabrak orang kabur. Ini aneh. Kalau menabrak kucing diambil, dibalut dengan bagus dengan bajunya dan dikasih garam. Ini tathoyyur. tidak ada hal yang seperti ini kecuali pada orang-orang jahiliyah dahulu sebelum datang Rasulullah ﷺ.

Ditranskrip oleh Tim Syiar Tauhid Aceh dari kajian Ustadz Tanthawi Abu Muhammad

Lihat faedah lain disini:

Bantu Dakwah Sunnah di Serambi Mekkah. Untuk informasi lebih lanjut silakan klik disini. Jazakallahu khairan katsiran.

Yuk Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Yuk Share
Yuk Share