Antara Keutamaan dan Kekeliruan pada Bulan Rajab (Bagian 2)

Share Yuk!!!

Majelis kedua

ADAKAH DOA KHUSUS KETIKA MEMASUKI BULAN RAJAB ?

Tidak ada yang sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tentang doa khusus ketika memasuki bulan Rajab.

Ada sebuah riwayat yang berbunyi, bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ketika memasuki bulan Rajab beliau membaca,

اللهم بارك لنا في رجب و شعبان و بلغنا رمضان

“Ya Allah berikan keberkahan kepada kami dibulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikan umur kami di bulan Ramadhan.”

Namun hadits diatas telah dilemahkan oleh sekian banyak ulama, diantaranya :

  • Al-Hafidz Ibnu Hajar didalam Tabyinul Ujab : 38
  • Al-Imam Al-Baihaqi didalam Sy’abul Iman : 3 / 375
  • Al-Imam An-Nawawi didalam Al-Adzkar : 274
  • Al-Imam Ibnu Rajab didalam Lathaiful Ma’arif : 143
  • Dan dari kalangan ulama Mu’ashirin adalah Syaikh Al-Albani rahimahullah didalam Misykatul Masabih : 1369

Sehingga hadits diatas lemah dan tidak bisa dijadikan sebagai hujjah.

Berkata Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah,

“Ini adalah hadits yang lemah dan munkar. Tidak sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Sehingga tidak boleh bagi seorang manusia untuk berdoa dengan doa khusus tersebut, dikarenakan tidak ada yang sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.”

ADAKAH KEUTAMAAN BULAN RAJAB SECARA KHUSUS ?

Berkata Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah,

لم يصح عن النبي صلي الله عليه و سلم في رجب شيء

“Tidak ada yang sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam didalam keutamaan Rajab sedikitpun.” (Lihat Al Fatawa Kubra : 4 / 462)

Ditempat lain beliau berkata,

“Adapun hadits-hadits yang menjelaskan keutamaan Rajab, atau keutamaan berpuasa didalamnya, atau berpuasa disebagian harinya, atau keutamaan shalat secara khusus, seperti shalat ghaib, ITU SEMUANYA ADALAH DUSTA DAN PALSU.” (Minhajus Sunnah : 7/433)

Berkata Al-Mu’taman Ahmad As-Sajy Al-Hafidz rahimahullah,

“Bahwasanya Abdullah Al-Anshary tidak pernah berpuasa Rajab, bahkan melarang manuisa untuk berpuasa didalamnya.”

Dan beliau mengatakan : “tidak ada yang sahih didalam keutamaan bulan Rajab atau didalam keutamaan berpuasa didalamnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam satu hadits pun.”
(Al-Maudhu’aat Karya Ibnul Jauzy : 2/120)

Berkata Al-Imam As-Syaukani rahimahullah,

“Tidak ada yang sahih tentang keutamaan Rajab satu haditspun dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, bahkan hadits hasan pun tidak ada, atau bahkan dhaif yang ringan pun tidak ada.
Bahkan semua yang diriwayatkan Dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kalau tidak palsu, maka dhaifnya sangat lemah.” (Sailul Jarrar : 1/297)

Berkata Al-Imam Muqbil bin Hadi Al-Wadi’iy rahimahullah,

“Pengkhususan bulan Rajab dengan ibadah tidak diketahui satu dalilpun ynag melandasinya. Dan apa yang dilakukan oleh kaum muslimin, maka ini adalah Bid’ah.” (Qam’ul Muanid : 292)

Wallahu A’lam Bishawab

Penulis : Ustadz Abu Abdillah Imam

Sumber tulisan: Website Al Misk
Dipublikasikan ulang oleh: Syiar Tauhid Aceh

Lihat faedah ilmiah lain disini:

Share Yuk!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

shares